
Bisik anginnya panas mengoyak baju lusuh kawanku
Terpa debunya berdesar-desar mencekik tenggorok
Kukira hanya Badui waris
Kata orang Sayyid agung itu bersemayam di sini
Menyeru ma'ruf dari kuburnya sendirian
Matikah ia sedang ribuan orang terus bersahut mengingat luhurnya,
Menyertakannya dalam dzikir dan shalawat,
Membangunkannya dengan senandung taubat pengiris hati
Ya syadzuli..ya syadzuli ya syadzuli
Dalam gelap kematian kau bawa sinar Tuhan
Ya syadzuli..ya syadzuli ya syadzuli
Di kesenyapan
Ya syadzuli..ya syadzuli ya syadzuli
Izinkan kami mengikat benderamu di
